
Makassar - Zulkifli Syukur, kapten PSM Makassar merasakan kekecawan mendalam paska gagal merengkuh gelar juara Liga 1 2018 yang sudah di depan mata.
Di laga terakhir pekan ke-34 tim berjuluk Juku Eja itu menutup kompetisi dengan menggilas PSMS Medan 5-1, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (9/12/2018).
Sayang torehan tersebut tak mampu membuat klub tertua di Indonesia itu meraih hasil manis. Hal itu karena disisi lain Persija Jakarta berhasil menang 2-1 atas Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, dan menjadi juara. Tim Macan Kemayoran mengumpulkan 62 poin akhir, sedangkan PSM punya poin satu angka lebih sedikit.
Momen Haru Pemain dan Suporter PSM Usai Gagal Juara Liga 1 2018


Usai mengetahui PSM gagal merengkuh gelar juara, Zulkifli Syukur tak ragu melontarkan kekecewaannya usai pertandingan. Ia menganggap trofi itu seharusnya menjadi milik PSM jika tidak dicuri oleh mafia.
"Trofi juara PSM 'dicuri' oleh oknum mafia yang tidak ingin melihat PSM juara," tegas Zulkifli yang pernah bersama Robert Aberts Rene pelatih PSM membawa Arema Indonesia juara Liga Super Indonesia 2009-2010 ini.
"Mari kita kembali bersatu dan berjuang bersama musim depan. Semoga PSM meraih juara," ujarnya lagi dilansir dari Bola.com (10/12/2018).
Sebelum Liga 1 pekan ke-33 PSM sejatinya punya kans juara lebih besar dari Persija. Namun sayang, hasil 0-0 kontra Bhayangkara FC memupuskan harapan mereka karena poin yang didapat tidak mampu menggusur Persija dari puncak klasemen.
